LEARNING ENVIRONMENT OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION AS A TOOL FOR FOSTERING STUDENT ENGAGEMENT
DOI:
https://doi.org/10.31571/vqpagp43Abstract
Abstrak
Penelitian ini menyelidiki penggunaan pengajaran berdiferensiasi dalam lingkungan belajar sebagai alat untuk menumbuhkan keterlibatan siswa dalam konteks Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 13 Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki lingkungan pembelajaran dengan instruksi berdiferensiasi yang digunakan oleh guru di SMP Negeri 13 Pontianak dalam konteks Kurikulum Merdeka dan mengeksplorasi bagaimana lingkungan pembelajaran ini membantu guru menumbuhkan keterlibatan siswa. Peneliti menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara guru, kuesioner siswa, dan analisis dokumen modul pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan lingkungan belajar yang berbeda melalui strategi-strategi seperti model moving class, pembelajaran berbasis minat, dan media pembelajaran yang bervariasi. Strategi-strategi ini menciptakan lingkungan yang mendukung yang memenuhi kebutuhan siswa yang beragam dan meningkatkan keterlibatan dalam tiga aspek utama: perilaku, emosional, dan kognitif. Pengaturan ruang kelas yang fleksibel, hubungan guru-siswa yang positif, dan pilihan pembelajaran mendorong siswa untuk lebih aktif, termotivasi, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Studi ini menyoroti efektivitas pengajaran berdiferensiasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang adil dan responsif.
Kata Kunci: pengajaran berdiferensiasi, keterlibatan siswa, Kurikulum Merdeka, pengajaran bahasa Inggris, studi kasus kualitatif
Abstract
This study investigates the use of differentiated instruction in the learning environment as a tool for fostering student engagement within the context of Kurikulum Merdeka at SMP Negeri 13 Kota Pontianak. This research aims to investigate the learning environment of differentiated instruction used by teachers at SMP Negeri 13 Pontianak in the context of Kurikulum Merdeka and explore how this learning environment helps teachers foster student engagement. The researcher employed a qualitative case study approach, with data collected through teacher interviews, student questionnaires, and document analysis of teaching modules. The findings show that the teacher implemented a differentiated learning environment through strategies such as the moving class model, interest-based learning, and varied learning media. These strategies created a supportive environment that met diverse student needs and enhanced engagement across three key aspects: behavioral, emotional, and cognitive. A flexible classroom setting, positive teacher-student relationships, and learning choices encouraged students to be more active, motivated, and responsible in the learning process. This study highlights the effectiveness of differentiated instruction in creating an equitable and responsive learning environment.
Keywords: differentiated instruction, student engagement, Kurikulum Merdeka, English teaching, qualitative case study.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Stefan Lexio, Finny Anita, Maliqul Hafis, Heti Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal allows reuse and remixing of its content, in accordance with a CC BY SA 4.0. This license lets others distribute, remix, tweak, and build upon your work, even commercially, as long as they credit you for the original creation.

